Sabtu, 10 September 2011

Senter LED Bazooka, Sinarnya Bisa Membuat Anda Buta

Menggunakan kekuatan tidak kurang dari 500 LED, orang ini menciptakan sebuah senter buatan yang dapat dengan mudah dikira proyektor cahaya tinggi.

Sebelum Anda berpikir tentang jumlah kekuatan senter ini harus benar-benar bekerja, Anda harus tahu LED jauh lebih efektif dari bola lampu kuno, memiliki jangka hidup yang lebih lama, dan disipasi panas yang lebih rendah. Senter LED bazooka fitur switch beberapa penyesuaian kecerahan, dan dibandingkan dengan dua senter Maglite, tidak terbatas kuatnya.

Jika Anda ingin menggoreng mata seseorang atau bahkan sinyal pesawat dalam penerbangan, 500 LED senter Bazooka adalah yang Anda butuhkan. Periksa video di bagian bawah, untuk pembuatan dan untuk melihat binatang ini cahaya dalam tindakan.











Sumber : Tim Kreatif tik-fanny.blogspot.com
Baca selengkapnya
Perhatian :Bos? pilih aja yang bisa jadi inspirasimu, bos mau meng copy? silahkan gratiiiis, mau pasang iklan? Boleh (gak gratis) he he he

Lampu Senter Yang Bisa Sampai Ke Bulan

Jumpa lagi dengan pembaca yang budiman, waktu kita lagi rapat untuk seting bloger eh eh Tim Kreatif tik-fanny.blogspot.com buka E-bay dan nemuin penawaran kayak dibawah nih:



Senter ini dibuat oleh Ralf Ottow dari belanda dan dinamai maxblaster yang mempunyai kekuatan 52 juta cahaya dari lilin.Dan senter ini di tenagai dari baterai sebanyak 54 buah.

Ilustrasi Lampu Senter Yang Bisa Mencapai Bulan

Karena sangking jauhnya daya sorotnya katanya bisa nyampai ke bulan harga yg di tawarkan juga lumayan lho cuma $1800

Foto: Bagian Komponen Senter maxblaster



Sumber : Tim Kreatif tik-fanny.blogspot.com
Baca selengkapnya
Perhatian :Bos? pilih aja yang bisa jadi inspirasimu, bos mau meng copy? silahkan gratiiiis, mau pasang iklan? Boleh (gak gratis) he he he

Olahragawan Terkaya di Dunia


1. Tiger Woods (Golf Profesional / Annual Income: $100 million)


2. Phil Mickelson (Golf / $62 million)

3. David Beckham (Sepak bola / $45 million)

4. Kimi Raikkonen (Pembalap F1 / $41 million)

5. LeBron James (Pemain Basket NBA / $40 million)

6. Manny Pacquiao (Petinju / $40 million)

7. Lionel Messi (Pemain Sepakbola / $39 million)

8. Alex Rodriguez (Pemain base ball MLB / $39 million)

9. Fernando Alonso (Pembalap (F1 / $35 million)

10. Valentino Rossi (Pembalap MotoGP Racing / $35 million)

wah ini data taun 2010.......kira kira 2011 ini? mesi kali ya? atau tetep si tiger wood
 
Baca selengkapnya
Perhatian :Bos? pilih aja yang bisa jadi inspirasimu, bos mau meng copy? silahkan gratiiiis, mau pasang iklan? Boleh (gak gratis) he he he

Kecelakaan Formula 1 yang Paling Terkenal di Dunia


10) Lorenzo Bandini (1935-1967),
driver Italia, meninggal di GP Monako 1967. Setelah hilang kontrol atas mobilnya di sebuah chicane, ban belakang mobilnya mengenai pembatas jalan dan membuat mobil Bandini berputar-putar sampai menabrak sebuah tiang dan berbalik. Tiang tersebut jatuh dan menembus tangki bahan bakar, sehingga terjadilah kebakaran yang sekaligus membuat Bandini terperangkap. Mobil selanjutnya meledak karena uap panas dari pipa pembuangan gas bahan bakar. Bandini mengalami luka bakar hebat dan dirawat di rumah sakit setempat selama 3 hari, sebelum akhirnya meninggal pada 10 Mei 1967.http://www.allf1.info/gallery/pictures/crash8.jpg

9) Roger Williamson (1948-1973),
driver Inggris, meninggal di GP Belanda 1973. Setelah salah satu ban mobilnya mendadak kehilangan tekanan dan kempis, Williamson menabrak sebuah tembok pembatas dengan kecepatan tinggi dan terseret sejauh 275 meter. Mobil berakhir dalam posisi terbalik dan tangki bahan bakarnya pun mulai terbakar. Seorang pembalap lain, David Purley (1945-1985) menghentikan mobilnya dengan sukarela dan berusaha membantu Williamson keluar dari mobilnya; namun usahanya juga gagal karena posisi mobil yang terbalik. Celakanya para marshal menduga justru mobil Purley yang mengalami kecelakaan. Begitu mengetahui kondisi yang sebenarnya, marshal pemadam api tidak berhasil pula menolong Williamson. Mobil pemadam yang lebih besar baru datang hampir 10 menit kemudian, di mana Williamson sudah lebih dulu tewas akibat asfiksia.

http://www.racehistorie.nl/grand%20prix/rw735.jpg

8) Helmuth Koinigg (1948-1974),
driver Austria, meninggal di GP Amerika Serikat 1974. Kematian akibat pemasangan logam pembatas Armco yang tidak tepat. Setelah mengalami gagal suspensi di daerah tikungan lambat, mobilnya menabrak tembok pembatas Armco dengan posisi kepala Koinigg membentur tembok terlebih dahulu. Kecepatan mobilnya rendah namun karena Armco yang tidak terpasang dengan baik (ujungnya yang tajam masih terlihat!), logam pembatas yang tajam itu pun mencederai leher Koinigg sampai kepalanya terpenggal

http://img225.imageshack.us/img225/555/k1aj8.jpg


7) Tom Pryce (1949-1977),
driver Wales, meninggal di GP Afrika Selatan 1977. Kematian paling aneh di sirkuit F1 dari tinjauan sebab: tertimpa tangki pemadam api seberat 20 kg! Adalah Renzo Zorzi yang baru saja mengalami kecelakaan; akibat pengukur bahan bakarnya rusak. Ia memarkir mobilnya di sisi kiri trek lurus. Zorzi kesulitan keluar dari mobil karena gagal melepaskan pipa oksigen dari helmnya; namun bagian belakang mobilnya sudah mengeluarkan api. Ini membuat Zorzi membutuhkan bantuan 2 orang marshal dari seberang trek untuk memadamkan api dari mobilnya. Dua marshal itu pun menyeberang trek yang sedang dilalui mobil F1 tanpa izin (!). Marshal pertama lolos. Namun marshal kedua, Fredrik Jansen van Vuuren (19 tahun) – yang membawa tangki pemadam api seberat 20 kg – tertabrak oleh mobil Pryce (dengan kecepatan 270 km/jam). Pryce menabrak van Vuuren karena pandangannya terhalang oleh mobil Hans-Joachim Stuck (yang hampir menabrak van Vuuren juga, namun berhasil menghindar di detik terakhir). Van Vuuren terlempar ke udara, dengan tubuh hancur (sampai tidak dapat dikenali), dan tewas seketika. Sedangkan Pryce, yang mendadak tertimpa tangki pemadam, tewas seketika karena benda berat itu hampir memutuskan kepalanya (!!). Ia pun terlempar keluar dari mobil. Mobil Pryce masih berjalan tanpa driver sejauh beberapa ratus meter.http://www.allf1.info/gallery/pictures/crash11.jpg

6) Ronnie Peterson (1944-1978),
driver Swedia, meninggal di rumah sakit setelah kecelakaan GP Italia 1978. Peterson baru saja mengalami kecelakaan tabrakan beruntun di belokan pertama GP Italia 1978, yang melibatkan 9 pembalap lainnya. Ia hanya mengalami cedera tungkai; yang relatif “ringan” jika dibandingkan dengan Vittorio Brambilla yang mengalami koma akibat kepalanya tertimpa ban “terbang”. Peterson dilarikan ke rumah sakit Milan untuk diperiksa. Ternyata ia mengalami beberapa patah tulang di tungkainya. Ia pun dijadwalkan untuk dioperasi keesokan paginya. Namun sebelum pagi tiba, Peterson mengalami emboli lemak yang bersumber dari daerah patah tulang di tungkainya; dan meninggal Senin (11 September) pagi.

http://www.atlasf1.com/2000/ita/preview/peterson2.jpg

5) Gilles Villeneuve (1950-1982),
driver Kanada, meninggal di kualifikasi GP Belgia 1982. Dalam pertandingan, ia bertemu mobil lambat di jalur kiri. Mobil Jochen Mass. Mereka pun mengalami miskomunikasi: Mass yang mengira Villeneuve akan mencatat waktu, bermaksud membiarkannya lewat dengan bergerak ke kanan. Villeneuve yang berniat mendahului Mass (yang tadinya ada di jalur kiri) segera membelokkan mobil ke kanan. Mereka bertabrakan di jalur kanan. Mobil Villeneuve, yang berada di belakang, terbang ke udara dan mendarat (hidung lebih dulu) dengan kecepatan 225 km/jam. Villeneuve masih terseret sejauh 50 meter ke arah pagar kait di pinggir trek; di mana lalu ia tersangkut dan mengalami patah leher. Ia langsung dibawa ke rumah sakit St.Raphael University, dan sempat dipertahankan hidup selama beberapa jam sebelum akhirnya meninggal sekitar pukul 9 malam waktu setempat.

http://www.allf1.info/gallery/pictures/crash6.jpg

4) Riccardo Paletti (1958-1982),
driver Italia, meninggal di GP Kanada 1982. Ia baru saja melakukan start GP-nya yang kedua. Karena gangguan koordinasi marshal, lampu kuning tidak dihidupkan setelah Didier Pironi (lagi-lagi!) stalled on grid saat start. Paletti terlambat merespons dan hidung mobilnya menabrak bagian belakang mobil Pironi. Ia mengalami benturan di dada dan tidak sadarkan diri. Mobil Paletti selanjutnya mengalami kebakaran, dan ia pun mengalami asfiksia akibat asap karena terperangkap dalam mobil (sampai para marshals pun butuh setengah jam untuk mengeluarkan Paletti). Ia meninggal setibanya di rumah sakit Royal Victoria di Montreal; 2 hari sebelum ultahnya yang ke-24.
http://img527.imageshack.us/img527/7866/crash5.jpg

3) Elio De Angelis (1958-1986),
driver Italia, meninggal dalam uji coba mobil di sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, Prancis usai GP Monako 1986. Mobil De Angelis mengalami kebakaran setelah tabrakan, dengan kondisi downforce mendadak hilang akibat lepasnya sayap belakang mobil. Ia hanya mengalami luka bakar ringan dan patah tulang selangka, namun De Angelis tidak dapat keluar dari mobilnya. Apalagi di sirkuit yang bersangkutan hampir tidak ada marshal yang bersiap di tempat. Marshal baru datang 30 menit kemudian dengan helikopter (!!!!), dan melarikan De Angelis ke rumah sakit Marseille. Ia pun meninggal di sana 29 jam kemudian.

http://www.racing.it/f1/album/foto/paulricard.jpg

2) Roland Ratzenberger (1960-1994),
driver Austria, meninggal di kualifikasi GP San Marino 1994. Ratzenberger yang baru saja membalap 1 kali di F1, mengalami kerusakan sayap depan mobil di putaran kualifikasi sebelumnya. Akibat kecepatan yang tinggi, ditambah tekanan angin, sayap depan tersebut patah dan tersangkut di bawah mobilnya. Mobil Ratzenberger pun tidak dapat membelok dan membentur tembok solid dengan kecepatan 315 km/jam. Setelah tabrakan, mobil berputar-putar kembali ke trek, dan terlihat jelas bahwa Ratzenberger mengalami patah leher yang langsung menewaskannya di tempat.http://www.forocompeticion.com/galeria/data/196/72%20-%20Roland%20Ratzenberger%20-%2003.jpg

1) Ayrton Senna da Silva (1960-1994),
driver Brazil, meninggal di GP San Marino 1994. Juara dunia 3 kali ini start dari pole position. Sesaat setelah start, Pedro Lamy dan Jyrki Jarvilehto mengalami tabrakan yang mengakibatkan keluarnya safety car. Safety car keluar selama 5 putaran. Pada 2 putaran berikutnya, mobil Senna terlihat understeer dan keluar jalur mendadak di tikungan Tamburello, dengan kecepatan 310 km/jam, lalu menghantam tembok solid. Sebab kematian Senna yang sebenarnya masih misterius. Senna disebutkan mengalami luka tembus akibat patahan suspensi yang menembus helm dan bagian depan tengkoraknya. Ironisnya video yang merekam momen tabrakan sepanjang 1.5 detik ternyata hilang.
Damon Hill, rekan setim Senna di Williams pada tahun 1994; bersikeras bahwa Senna telah melakukan kesalahan biasa, namun fatal. Sebagian penggemar berat Senna menduga ada konspirasi yang bertujuan membunuh pembalap berusia 34 tahun tersebut. Banyak juga yang memperdebatkan apakah Senna meninggal spontan atau di rumah sakit, karena ia tidak dinyatakan meninggal di trek. Pernah juga dilaporkan bahwa video itu ternyata ada dan memperlihatkan Senna “melepas” setir seusai mobilnya melintir (namun video ini pun dipertanyakan keasliannya). Bagaimanapun kejadian sebenarnya, tragedi ini telah mengubah pandangan FIA terhadap keselamatan di lingkup Formula 1.

N/B: yang pakai pengaman aja bisa eror apalagi yang dijalanan balapan liar ya???

Sumber : Tim Kreatif tik-fanny.blogspot.com
Baca selengkapnya
Perhatian :Bos? pilih aja yang bisa jadi inspirasimu, bos mau meng copy? silahkan gratiiiis, mau pasang iklan? Boleh (gak gratis) he he he

Membangun Sebuah Mobil F1 Sungguhan Dari Batang Korek Api



Michael Arndt membuat replika mobil f1 McLaren Mercedes dengan bahan batang korek api. Dia memerlukan waktu 6 tahun, dan menghabiskan 956,000 batang korek api, 1686 tube lem, dan biaya sekitar 6000 Euros ($8,725). Arndt membangun mobil f1 nya di dapurnya, dan demi kemudahan dalam pemindahannya, mobil itu bisa di bongkar menjadi 45 bagian.











 


Sumber : Tim Kreatif tik-fanny.blogspot.com
Baca selengkapnya
Perhatian :Bos? pilih aja yang bisa jadi inspirasimu, bos mau meng copy? silahkan gratiiiis, mau pasang iklan? Boleh (gak gratis) he he he

10 Pembalap F1 Terbaik Sepanjang Sejarah


Sebenarnya bagi saya ngga begitu seru klo nonton F1 sekarang ini. Karena beberapa alasan antara lain : jarang saya melihat terjadinya salip salipan antar pembalap seperti motogp atau balapan Le-Mans, atau seperti superbike. Selain itu balapannya cenderung monoton dan sepertinya lebih banyak di strategi seperti bermain waktu pergantian ban, dll di pit stop.
Eh ingat loh ini hanya pendapat pribadi saya, karena klo dibaca sama kerabat saya pasti saya akan didebat habis2an sama dia hehe.. Tapi karena info ini menarik yah lumayanlah buat saya save dan bagi2 sama temen buat nambah pengetahuan.
Langsung saja saya mulai dari peringkat ke - 10
10. Jack Brabham (AUS)
Jack Brabham, juara dunia 3 kali yang dimenanginya pada tahun 1959, 1960 dan 1966. Dia balapan sebanyak 128 kali dalam masa 15 tahun karirnya, memenangkan 14 dari jumlah balapan tersebut dan berhasil 31 kali naik podium. Kemenangan pada tahun 1966 sangat spesial baginya karena dia memenangkannya menggunakan mobil sendiri.
9. Nelson Piquet (BRA)
Pembalap formula lain yang berhasil memenangkan juara dunia 3 kali semuanya pada tahun 1980. Dalam 207 kali balapannya dia mencatat 23 kemenangan dan 60 podium. Ayah dari Nelson Piquet Jr ini memenangkan total 481.5 point dalam karirnya.
8. Alberto Ascari (ITA)
Beberapa orang berdebat bahwa Alberto tidak pantas untuk masuk dalam daftar beberapa lainnya mengatakan bahwa dia pantas mendapatkan yang lebih tinggi. Walaupun hanya mengikuti 33 balapan dia berhasil memenangkan juara dunia 2 kali. Alasan utama dia berada dalam daftar adalah tingkat persen kemenangannya. Dia menang 13 dari 33 balapannya dan juga berhasil 17 podium.
7. Niki Lauda (AUS)
1 lagi pembalap yang berhasil mendapat juara dunia 3 kali dengan 9 tahun diantara juara dunia pertamanya dengan yang terakhir. Dia menang 25 dari 177 balapannya, finish di podium 54 kali. Dia menggunaan 5 manufaktur yang berbeda dengan 2 juara saat di Ferrari dan 1 lagi saat di McLaren.
6. Sir Jackie Stewart (SCO)
Di sebut sebagai “The Flying Scott” adalah juara dunia 3 kali (lagi?). Semua juara dunianya didapat pada tahun 1969, 1971 dan 1973. Dia memenangkan 27 dari 100 balapannya dan berhasil naik podium 43 kali yang berarti dia berhasil finish 3 teratas dalam 47% dari balapannya. Dia adalah satu-satunya yang menang juara dunia memakai mobil buatan perancis.
5. Jim Clark (SCO)
Pembalap yang berpengaruh di eranya. Dia merupakan pendahulu dari Jackie Stewart, menang juara dunia pada tahun 1963 dan 1965. Dia meninggal saat kecelakaan pada tahun 1968 ketika balapan di jerman saat setelah 8 tahun balapan. Tanpa kecelakaan dia mungkin dapat menambah juara dunianya 2 kali lagi. Dia menang 25 dari 73 balapan dan mendapatkan dirinya podium 32 kali.
4. Alain Prost (FRA)
Juara dunia 4 kali hanya 2 orang yang pernah menang lebih dari Alain Prost. Dia mempunyai rival terkemuka yaitu Ayrton Senna teman setimnya di McLaren. Dia menang 51 dari 202 balapannya, dengan 106 penampilan di podium. Point selama dia bertanding adalah point tertinggi kedua di sejarah F1. 51 kemenangannya juga merupakan total kemenangan tertinggi kedua di sejarah F1.
3. Juan Manuel Fangio (ARG)
Superstar pertama di Formula 1, Fangio mendominasi 1950s dengan memenangkan 5 juara dunia dalam dekade tersebut. Dia mencatat 5 juara duina tersebut selama 46 tahun dengan menggunakan 5 tim yang berbeda, Alfa Romeo, Maserati, Mercedez dan Ferrari masih bertahan sampai saat ini. Dia memenangkan 4 kali dalam berturut-turut (1954-1957) dan memenangkan hampir setengah dari balapan yang dia ikuti (24 dari 52). Dia juga naik podium 35 kali.
2. Ayrton Senna (BRA)
Pembalap terakhir yang meninggal saat mengandarai mobil F1. Senna dipertimbangkan untuk menjadi yang terbaik sepanjang masa. Kisah tragisnya disaksikan jutaan penonton langsung dari TV. Senna memenangkan 3 juara dunia pada tahun 1988, 1990 dan 1991. Dia memenangkan 41 dari 162 total balapannya dan mencapai podium 60 kali.
1. Michael Schumacer (GER)
Siapa yang tidak kenal Michael Schumacer ? Dominasinya dalam dunia olahraga dapat dibandingkan dengan Tiger Woods dan Roger Federer. Dia mencatat rekor juara dunia terbanyak (7 kali), kemenangan berturut turut terbanyak (5 kali), kemenangan balapan terbanyak (91 kali), rekor lap tercepat (76), pole position terbanyak (68 kali), skor point terbanyak (1.369) dan kemengan balapan terbanyak dalam single season (13 kali). Dia juga hanya pembalap yang mendapatkan finish podium dalam 1 season saat menuju kemenangan 154 podiumnya. Jadi Schumi memegang 31 rekor Formula 1. Walau dia pembalap yang kontroversial tetap dia adalah pembalap yang tangguh.
nah itulah dia top 10 pembalap f1 terbaik sepanjang masa hingga akhir 2009 .

Sumber : Tim Kreatif tik-fanny.blogspot.com
Baca selengkapnya
Perhatian :Bos? pilih aja yang bisa jadi inspirasimu, bos mau meng copy? silahkan gratiiiis, mau pasang iklan? Boleh (gak gratis) he he he